Sabtu, 05 Februari 2011

Penyakit Infeksi Kulit, Menurun atau Menularkah???

Seperti pembahasan sebelumnya bahwa kita harus mengetahui apa penyakit menular dan apa penyakit turunan agar kita bisa selalu waspada terhadap kesehatan tubuh kita.

Penyakit menular adalah suatu jenis penyakit dimana dapat ditularkan dari satu manusia ke manusia yang lain dengan adanya sebuah perantara, baik hewan,lingkungan atau dari manusia itu sendiri.

Penyakit menurun adalah suatu jenis penyakit yang sifatnya diturunkan (membakat) karena faktor genetik. Contoh : Hipertensi ( darah tinggi ), Diabetes Mellitus ( kencing Manis ), Tumor / Cancer, buta warna, albino,SLE dsb.

Penyakit kulit sendiri ada yang termasuk jenis menular dan menurun. Untuk yang menular banyak kita ketahui bisa disebabkan karena kuman, virus, jamur. Sedangkan yang menurun / autoimune seperti Psoriasis (kulit bersisik seperti ular), SLE dsb.

Yang akan saya bahas kali ini adalah jenis yang menular dan menurun (Alergi) karena di masyarakat yang sering kita jumpai adalah jenis ini, dengan harapan agar masyarakat mengetahui bagaimana caranya agar dapat mengurangi angka kejadian penyakit infeksi kulit terutama di bawean yang menurut data peringkat 10 besar dia termasuk urutan nomor 2.

Penyakit infeksi kulit prinsip dasarnya sama dengan penyakit infeksi yang lain, yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan karena suatu bakteri/kuman, virus, jamur. Dan penularannya disebabkan karena kontak langsung (bersentuhan dengan kulit yang terinfeksi) maupun tidak langsung (alat mandi, baju dsb.). Di dalam dunia kedokteran ilmu penyakit kulit dan kelamin di gabungkan dalam satu bidang karena rata rata penyakit kelamin yang menjadi organ utama yang terserang adalah lapisan kulit alat kelamin dan penularannya melalui aktifitas seksual, bila memburuk bisa sampai komplikasi ke bagian yang lebih dalam hingga mengenai organ yang lain melalui sirkulasi darah.

Penyakit infeksi kulit biasanya dihubungkan dengan status ekonomi dan pendidikan masyarakat. Semakin rendah status ekonomi dan tingkat pendidikannya maka angka kejadian penyakit infeksi kulit itu juga akan semakin tinggi. Infeksi kulit sangat erat sekali hubungannya dengan higienitas ( kebersihan ), karena kulit adalah organ tubuh terluar sebagai benteng tubuh, sehingga paling mudah terkena penyakit. Di kulit pun juga terdapat kuman yang menguntungkan untuk tubuh (flora normal/bakteri komensal), bakteri ini golongan basilus dan bifidobakterium berfungsi memfasilitasi kondisi kulit yg paling sesuai untuk tubuh, melembabkan dan mampu menghasilkan asam laktat sehingga mampu mempertahankan keasaman (pH) kulit untuk mencegah kuman patogen (jahat) menyerang sehingga bisa menimbulkan infeksi.

Contoh infeksi kulit yang menular : Bisul (golongan penyakit pioderma) disebabkan oleh bakteri, Panu disebabkan oleh jamur yang faktor terbesarnya adalah timbul karena kulit yang terlalu lembab, Scabiez (gudik) disebabkan oleh parasit, Herpes( dap ) / cacar air disebabkan oleh virus, kondiloma (jembel ayam) disebabkan virus, GO dan Sifilis (raja singa) disebabkan karena kuman, dimana 3 jenis penyakit akibat penularan karena aktifitas sexual.

Gejala yang dirasakan bermacam-macam mulai dari gatal, kulit bernanah, nyeri, bengkak, panas lokal / seluruh tubuh, dsb sesuai dengan kondisi penyakitnya.

Pengobatan yang tidak adekuat akan menimbulkan keadaan yang disebut relapse (kambuh) dan membutuhkan pengobatan dengan dosis yang lebih besar. Jadi harap diperhatikan untuk tidak menyepelekan pengobatan terhadap penyakit ini.

Pencegahanlah disini yang terpenting karena mencegah lebih baik daripada mengobati, yaitu dengan menjaga higienitas (kebersihan) dengan cara rajin mandi,rajin cuci tangan dan kaki, tidak terlalu sering menggunakan produk-produk antikuman karena malah akan mengganggu dan bisa mematikan kuman komensal yang tersebut diatas yang notabene merekalah tentara kulit kita, kedisiplinan untuk tidak menggunakan barang-barang pribadi bersama-sama karena itu merupakan jalan / mediasi penularan penyakit, paling tidak menyendirikan sabun mandi, handuk, baju tidak dipakai secara bergantian tanpa dicuci, tidur bersama bersama dengan penderita tanpa baju, rajin mengganti baju terutama bial sudah mulai berkeringat, ingat lembab memicu timbulnya jamur. Dan untuk penyakit yang ditularkan melalui sexual, HARAP untuk setia terhadap pasangan, beraktifitas sexual-lah dengan bersih dan gunakan pengaman.
NO FREE SEX

Lalu, bagaimana dengan kondisi alergi kulit??
Alergi erat kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh. Akan timbul alergi apabila ada benda asing yang masuk kedalam tubuh sehingga memicu sistem kekebalan tubuh bekerja untuk menghancurkan benda asing tersebut. Dengan demikian timbullah reaksi alergi seperti yang sering kita tahu disebut sebagai eksema dermatitis beruapa ruam kemerahan gatal dan bila terkontaminasi bakteri akan timbul pernanahan yang merupakan jaringan mati dan harus dibuang. Dan benda asing itu antara lain bisa karena bakteri sendiri (dari air kotor,tanah kotor,dsb), bisa karena makanan, bahan iritan seperti sabun cuci, kosmetik, atau bahan-bahan logam/karet,debu,kain,bulu binatang,bisa juga karena cuaca. Disebut sebagai Alergen (pemicu alergi)

Alergi ini bukan karena ditularkan tapi diturunkan dalam keluarga. Bila sudah timbul alergi ditambah tidak menjaga kebersihan tubuh akan memperparah keadaan. Karena sering pemahaman masyarakat awam anak/orang dewasa menderita panas / sakit tidak dimandikan atau diseka (basuh dengan lap) HARAP ditinggalkan, karena akan menambah parah keadaan seperti lingkaran setan. sembuh demamnya timbul penyakit kulitnya atau memang sudah peyakit kulit ditambah parah lagi kondisi penyakit kulitnya karena kotor.

Pencegahan alergi ini diharapkan tiap-tiap penderita benar benar harus mengenali dan mengingat dengan baik bahan alergen apa yang harus dihindari agar tidak menimbulkan sakit, dan berulang. Dan beberapa metode terbaru ada pemeriksaan tes tusuk untuk mengetahui jenis-jenis bahan alergen. Untuk di bawean belum tersedia.

Oleh karena itu, mari kita sayangi kulit kita. Benteng pertahanan kita yang paling cantik dan mengagumkan. Sering mengkombinasi konsumsi sehari hari dengan anti oxidant seperti sayur, buah-buahan, madu murni, banyak minum air putih (mineral), hindari terlalu banyak kontak bahan-bahan kimiawi yang tidak penting, kurangi merokok,kopi, olah raga teratur. Semuanya itu untuk menjaga keremajaan kulit

Semoga kita dapat menjaga barokah Allah SWT berupa kesehatan yang tidak pernah terputus untuk mengalir dikehidupan kita. Amin




 

Senin, 31 Januari 2011

Peringkat 10 besar penyakit terbanyak yang perlu diketahui untuk umum ( khususnya untukmasyarakat Bawean)


Untuk mengenali suatu penyakit agar kita bisa mencegah dan tepat penanggulangannya, maka kita harus mengenali apakah golongan penyakit tersebut termasuk menular (didapat/acquired) ataukah diturunkan  (genetik). Beberapa contoh penyakit sesuai peringkat 10 besar per tahun di Pulau Bawean berdasarkan data BAKIS Aisiyah Sangkapura antara lain :
1.       Infeksi Saluran Pernafasan
2.       Penyakit Kulit
3.       Hipertensi ( Darah Tinggi )
4.       Gastritis
5.       Metabolik (Asam Urat, Kolesterol dsb)
6.       Diabetes Melitus ( Kencing Manis )
7.       Infeksi  Saluran Pencernaan
8.       Penyakit Kasus Bedah
9.       Penyakit Saraf
10.   Penyakit THT (telinga, hidung dan tenggorokan)
Dilihat dari peringkat tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa suatu penyakit yang timbul di masyarakat itu tidak lain adalah bergantung dari lingkungan, manusia/hewan yang berada di kalangan masyarakat itu sendiri, karena masing – masing akan saling mempengaruhi dan terkait.
 Pada beberapa kesempatan yang ada nanti, saya berusaha mengupas satu per satu secara umum mengenai beberapa penyakit diatas dengan harapan agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya untuk masyarakat bawean sendiri dapat mengerti sekaligus dapat meningkatkan kualitas kesehatan di Pulau Bawean dimulai per orangan hingga berkembang berkelompok, mengingat sedikit dan minimnya penyuluhan dan informasi kesehatan.
Pada Kesempatan kali ini saya akan mengupas mengenai penyakit infeksi saluran pernafasan itu apa dan bagaimana hubungannya dengan masyarakat bawean serta lingkungannya.

Infeksi Saluran Pernafasan
Adalah suatu penyakit infeksi yang mengenai saluran pernafasan dimana penyebabnya yang terbanyak adalah oleh karena virus, bakteri, jamur (jarang). Kita ketahui bahwa yang dinamakan saluran pernafasan berdasarkan anatomi tubuh meliputi saluran pernafasan atas ( hidung, mulut, tenggorokan ) dan saluran pernafasan bawah ( trakea s/d saluran didalam paru-paru dan jaringan paru-paru )
Dan penyakit infeksi ini berdasarkan waktunya ada yang akut ( < 2 minggu ) dan kronik ( > 2mgg ). Contoh jenis penyakitnya : Faringitis Akut / Kronik (radang tenggorokan), common cold (influenza), Bronkopneumonia (sering pada bayi dan bisa menimbulkan kematian), SARS, Flu babi, TBC dsb.
Jenis penyakit ini selain disebabkan karena faktor daya imunitas ( kekebalan tubuh ) penderita, juga sangat bergantung sekali dari lingkungan dimana pulau bawean termasuk wilayah yang memiliki tingkat populasi yang rendah namun memiliki kondisi cuaca yang ekstrim karena dilingkupi laut dan pegunungan yang terhitung panas. Ditambah tingkat kesadaran masyarakat yang masih terbilang rendah tentang pola penyakit ini, baik dari segi pencegahan, penularan, pengobatannya.
Infeksi saluran pernafasan ditularkan melalui udara dan kontak langsung ( c/o : batuk dan bersin tidak ditutupi, meludah sembarangan, ciuman, pemakaian sapu tangan bersama, pemakaian alat makan / minum bergantian tanpa dicuci )
Penanganannya apabila sudah terserang infeksi saluran pernafasan segera istirahat dan meningkatkan asupan makanan dengan kualitas gizi yang lebih baik agar kekebalan tubuh segera meningkat kembali, dengan  demikian virus bisa menghilang dengan sendirinya, dan apabila tidak ada perubahan terlebih lagi  menjadi semakin buruk segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, penanganan dan beberapa saran yang tepat. Yang paling penting disini adalah kejadian pada penderita bayi dimana sering sampai menimbulkan kematian akibat penyakit itu sendiri dan komplikasinya ( kejang demam, kegagalan nafas, sepsis dsb). Segera untuk dipertimbangkan bagi orang tua terhadap status imunisasi anak-anaknya, paling tidak imunisasi dasar harus dilengkapi karena sekarang sudah banyak vaksin-vaksin yang lebih spesifik lagi, namun di bawean masih belum tersedia. Karena menurut pengalaman kerja saya cakupan imunisasi untuk bayi masih belum merata terutama didusun dusun yang jauh jangkauannya dari layanan kesehatan (contoh daerahnya : Gili timur, Alas timur dsb.).
Pencegahannya mudah dan sederhana, hanya karena tingkat kesadaran yang rendah dan kebiasaan meremehkan higienitas ( kebersihan )itulah yang membuat angka infeksi saluran pernafasan menjadi tinggi. Pencegahannya antara lain :
1.       Jaga kondisi tubuh agar kekebalan tubuh tidak menurun, makan makanan yang bergizi baik ( sayur dan buah, hindari minyak, gorengan, kerupuk, es, santan, pedas. Perlu digaris bawahi secara geografis bawean kaya akan hasil laut, namun minim akan sayur-sayuran dan buah dimana ini memiliki nilai gizi yang tinggi sebagai pelengkap hasil laut, selain itu sayur-sayuran juga berkhasiat sebagai serat untuk membantu kelancaran pencernaan dan penghambat kolesterol jahat bagi tubuh.
2.       Penggunaan masker  untuk mencegah penularan. Perlu digaris bawahi rata-rata masyarakat bawean masih malu dan tidak terbiasa untuk penggunaan masker ini. Masker ini berupa masker kertas, harga murah bisa dijangkau disemua kalangan masyarakat dan tersedia di apotik. Harapan saya masyarakat sudah mulai membiasakan untuk penggunaan masker dikala terserang infeksi ini, bisa dimulai dari para tenaga kesehatan terlebih dahulu.
3.       Menjaga higienitas perorangan. Contoh : mencuci tangan setelah bekerja atau sebelum makan minum, tidak menggunakan alat makan / minum bergantian tanpa dicuci, meludah pada air yang mengalir dan terkena sinar matahari, membuang tissue bekas pakai ditempat sampah dan segera mencuci sapu tangan bekas pakai, dsb.
Jadi, marilah kita yang mengerti terlebih dahulu agar dapat melatih diri sendiri dan membiasakan diri sendiri untuk hidup bersih, waspada terhadap kesehatan, dan segera menularkan kebiasaan baik ini kepada orang-orang disekitar kita, terlebih lagi bagi masyarakat yang kurang mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang tinggi, sehingga dirasa perlu untuk mendapat bimbingan. Karena setiap insan berhak dan layak mendapat jaminan kesehatan yang sama.

Selasa, 17 Agustus 2010

Ramadhan dan Kesehatanku......

Kulitku mulai kering, wajah kusam dan jadi mudah haus... artinya tubuhku mulai dehidrasi ( artinya sel-sel tubuh kekurangan cairan)

Jadi gampang ngantuk disiang hari dan waktu terawih..... artinya glukosa (gula sebagi salah satu sumber energi) di otak berkurang. Kok bisa lapar dan kenyang kok tetep ngantuk
Begini ceritanya : " ngantuk disiang hari saat puasa, otak memang kekurangan glukosa sebagai sumber energi, namun bukan hanya otak saja tetapi juga sel sel tubuh yang lain. Sedangkan, ngantuk disaat terawih karena saat berbuka terlalu banyak makan sehingga energi berpusat di pencernaan untuk mencerna / bekerja keras untuk mencerna makanan tersebut, sehingga energi yang di otak ikut berkurang..jadilah ngantuk..."

BAB tidak lancar, keras... dan tidak rutin... artinya pola makan dan jenis makanannya yang kurang mengandung serat dan air....

Waduh kok tubuhku juga mulai meriang-meriang.. Artinya, mulai tuh raja virus mengganggu karena daya tahan tubuh mulai drop jadi butuh dicharge.

Solusinya...
  1. Konsumsi banyak air putih 2,5 liter/hari, cairan berelektrolit itu juga bisa didapatkan dari kuah sayur yang mengandung gula dan garam, dengan demikian bisa mengurangi kehausan disaat puasa. Perlu sebagai catatan hindari yang terlalu asin karena akan menyerap kandungan air dari sel-sel tubuh sehingga mudah lemes dan haus.Itu yang murah meriah, kalau mau yang mahalan bisa beli minuman berelektrolit...
  2. Banyak konsumsi buah-buahan, sayur mayur, puding. Karena dari makanan tersebutlah yang mengandung serat, dan vitamin. Kasihanilah pencernaan kita jika bekerja terlalu berat tanpa serat. Jangan hanya mementingkan lidah semata tapi yang lain dianak tirikan
  3. Tetap harus berkeringat ya... (olahraga) agar aliran darah tetap lancar, sehingga penyebaran oksigen sebagai sumber energi tubuh tercukupi, sehingga sel sel tubuh bisa bekerja dengan baik. paling ringan sebelum tidur shitup, tapi peregangan dulu ya biar gak kram. Hasilnya perut tidak buncit, tubuh sehat. Akan sangat menguntungkan bagi yang sudah menikah.. karena kegiatan sexual juga bisa jadi pengganti olahraga..oops... bukan maksud ngeres...
  4. Makan dan Minuman yang manis tetap dibutuhkan, tetapi jangan lupa bilas dengan air putih rajin gosok gigi atau kumur.. Rawan faringitis(radang/infeksi tenggorokan), Sakit gigi
  5. Hindari Es berlebihan, Makanan berminyak, terlalu pedas dan asam, ingat penyakit rongga mulut seperti yang diatas, gastritis (maag), rawan diare.
  6. Bila daya tahan tubuh menurun, waktunya ngecharge dengan charger asupan tambahan multivitamin, istirahat cukup jangan begadang, dan perbaiki jenis makanan.
  7. Jangan lupa Tadarus... "sampaikanlah satu atau dua ayat untuk dirimu sendiri dan orang lain(kalau bisa)..." faedahnya ya..biar dapat pahala.
Semoga Penyampaian secara sederhana bisa diterima
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Kamis, 05 Agustus 2010

healty life

Healty Life mengartikan betapa pentingnya kesehatan didalam kehidupan kita. 

Paradigma yang keliru bila menyatakan sehat itu mahal. Yang benar adalah sehat itu murah dan sakit itu mahal.

Salah satu contoh:
"Lari pagi / jalan cepat dipagi hari rutin 3x/ minggu kegiatan yang murah dan  sehat, sedangkan rutin setiap hari menggunakan kendaraan bernilai ratusan juta tapi tubuh tidak terlatih membakar lemak dan mengeluarkan keringat dengan ritmis jantung yang teratur yang notabenenya itu mahal dan sumber penyakit."

Pencegahan itu lebih penting daripada mengobati dan rehabilitasi...
  
Harapan kami, Kesehatan hidup anda adalah kesehatan hidup kita bersama dengan berbagi informasi, kita mencari solusinya bersama....

Your healty life is our healty life.....